Mengenal KSAD Pertama Jenderal TNI Djatikusumo, Putra Raja Surakarta yang Pilih Dunia Militer

Sucipto
GPH Djatikusumo merupakan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pertama yang menjabat selama periode 1948-1949. (Foto: Disjarahad)

Di antaranya, memajukan transportasi darat seperti, membuka Kereta Api Ekspress di jalur selatan, mendatangkan 2.000 gerbong kereta dari Cekoslowakia, mendatangkan puluhan bus Damri. Selain itu, membangun sentral telepon otomatis untuk Jakarta Kota dan Tanjung Priok, dan membangun Kantor Pusat Telepon di Gambir, Jakarta Pusat hingga ke luar Jawa.

Termasuk membangun sejumlah hotel bintang lima di antaranya Hotel Indonesia (HI) Jakarta, Hotel Ambarukmo Yogyakarta, Hotel Samudra Beach di Pelabuhan Ratu, dan Hotel Bali Beach di Denpasar Bali. Setelah empat tahun menjabat, Djatikusumo kemudian diangkat sebagai Duta Besar (Dubes) RI untuk Malaya sekarang Malaysia sejak Oktober 1963 hingga Oktober 1965. Selanjutnya, Djatikusumo menduduki posisi sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa penuh RI di Kerajaan Maroko.

Kemudian menjadi Dubes Prancis dan Spanyol selama 2 tahun sejak 1966-1968. Meski menduduki jabatan di luar militer, akan tetapi jiwa kemiliterannya masih melekat pada dirinya dan kariernya masih terpantau di institusi Angkatan Darat. 

Hal itu dibuktikan saat menjabat sebagai Dubes Maroko, pangkat Djatikusumo dinaikkan menjadi Letnan Jenderal (Letjen) TNI. Selepas menjabat Dubes Perancis dan kembali ke Angkatan Darat, pimpinan Angkatan Darat memberikan jabatan Pati dan diperbantukan di staf umum Angkatan Darat hingga memasuki masa pensiun pada 7 Oktober 1970.

Selama pensiun, Djatikusumo seringkali mengisi ceramah-ceramah di perguruan tinggi. Hingga akhirnya pada 4 Juli 1992 Djatikusumo mengembuskan nafas terakhirnya dan dimakamkan di pemakaman raja Imogiri, Yogyakarta. Atas jasa-jasanya, negara memberikan tanda jasa sebanyak 17 penghargaan. Bahkan, Vatikan juga memberikan penghargaan kepada Djatikusumo.

Pada 1997, menganugerahi pangkat Jenderal Kehormatan. Sesuai Kepres RI No 073/TK/Tahun 2002 Tanggal 6 November Presiden RI menganugerahi gelar Pahlawan Nasional kepada Jenderal TNI Kehormatan GPH Djatikusumo.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
9 hari lalu

TPA Putri Cempo Solo Terbakar Hebat, Api Lahap Gunungan Sampah di Tengah Malam

30 hari lalu

Prabowo Apresiasi Jenderal Maruli: Saya Monitor Sebelum Jadi KSAD, Inisiatifnya Baik 

2 bulan lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

3 bulan lalu

Jenguk Korban Penyekapan di Bandung, KSP Dudung Minta Pelaku Dihukum Maksimal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal