Menhan Sjafrie Pimpin Penertiban Tambang Ilegal 275 Hektare di Nabire, Izin PT Kristalin Dicabut

Tim iNews
Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin (Dok. Kemhan)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memimpin penertiban tambang emas seluas 275,36 hektare di Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Kamis (22/10/2026). Area pertambangan milik PT Kristalin Eka Lestari itu resmi ditutup dan diambil alih negara melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Sjafrie melakukan penertiban dalam kapasitasnya sebagai Ketua Pengarah Satgas PKH. Sejumlah pejabat turut mendampingi, di antaranya Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dan Kepala BIN Jenderal (Purn) M Herindra.

Hadir pula Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Wakil Menhan Bidang Strategi, Doktrin dan Pembangunan Kekuatan Jenderal Richard T.H. Tampubolon, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, serta Chief Technology Officer (CTO) Danantara Sigit Puji dan lainnya.

Penertiban dilakukan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2025. Selain itu, Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Kristalin Eka Lestari telah dicabut melalui Surat Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Nomor 20261012-01-0001 tertanggal 12 Oktober 2026.

Sjafrie menegaskan, Satgas PKH akan terus menertibkan kegiatan pertambangan ilegal meskipun menghadapi tantangan dan perlawanan.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
4 hari lalu

Kapal Induk KRI Sriwijaya juga bakal Dipakai untuk Tangani Bencana: Distribusi Bantuan hingga Evakuasi Korban

4 hari lalu

Kapal Induk Pertama RI KRI Sriwijaya Jadi Pangkalan Terapung Operasi Militer hingga Tanggap Bencana

7 hari lalu

Wamenhan Kini Dijabat 2 Orang, Ini Pembagian Tugasnya

17 hari lalu

Prabowo Beri Tanda Kehormatan untuk 7 Tokoh TNI, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal