Menhut Respons Isu Lahan Tambak Diambil Negara usai Ditanami Mangrove: Hoaks!

Felldy Aslya Utama
Menhut Raja Juli Antoni. (Foto: Kemenhut)

“Kalau khawatir pemerintah mengambil, yang bisa terjadi justru sebaliknya, bisa saja orang lain yang mengambil karena mereka punya sertifikat. Jadi kuasai secara fisik lahannya, gunakan tambak dengan baik, dan urus sertifikatnya,” tuturnya.

Raja Juli menilai praktik menanam mangrove di area tambak sebagai contoh praktik baik yang memberi manfaat nyata bagi petani. Hal ini merespons pengakuan salah satu petani bernama Herman yang mendapat keuntungan setelah menanam mangrove.

"Kalau tambak tidak ada mangrovenya, lama-kelamaan proses lingkungan hidup tidak berjalan optimal, tidak bisa menyerap karbon dan sebagainya, sehingga hasil tambak bisa menurun,” kata dia.

Dalam acara ini, Raja Juli turut menanam mangrove sebagai peringatan hari lahan basah sedunia. Penanaman dilakukan bersama dengan masyarakat, Head of Development Cooperation and Counsellor Embassy of Canada to Indonesia Alice Birnbaum, Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang dan jajaran Kementerian Kehutanan (Kemenhut).

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
24 hari lalu

Di London, Menhut Ungkap Komitmen Prabowo Selamatkan Gajah Sumatra

Nasional
1 bulan lalu

Menhut Moratorium Penebangan dan Pengangkutan Kayu Imbas Banjir dan Longsor Sumatra

Nasional
2 bulan lalu

Relokasi Warga dari Tesso Nilo, Menhut: Ini Bukan Tanda Permusuhan tapi Rekonsiliasi

Shorts
2 bulan lalu

Prabowo Dorong Menhut Cabut Izin Perusahaan yang Rusak Lingkungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal