Menko PMK: Korban Meninggal Dunia Banjir Bandang Flores Timur Jadi 50 Orang

Fahreza Rizky
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. (Foto: sindonews)

JAKARTA, iNews.id- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menyebutkan jumlah korban meninggal akibat bencana banjir bandang di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur bertambah. Dia menyebut kini total 50 orang meninggal dunia.

Dia mengaku informasi itu didapat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo. 

"Pak Doni barusan memberi tahu saya, korban meninggal ditemukan menjadi lima puluhan," kata Muhadjir saat dikonfirmasi MNC Portal, Minggu (4/4/2021) malam.

Sebelumnya, BPBD Flores Timur melaporkan data sementara ada 41 warga meninggal dunia, 9 luka-luka dan 27 hilang. BPBD terus melakukan pendataan dan memverifikasi data lapangan untuk pemutakhiran selanjutnya. 

Banjir bandang melanda empat desa di tiga kecamatan, Kabupaten Flotim, Nusa Tenggara Timur. Wilayah terdampak antara lain Desa Nelelamadike di Kecamatan Ile Boleng, Kelurahan Waiwerang dan Desa Waiburak di Kecamatan Adonara Timur, Desa Oyang Barang dan Pandai di Kecamatan Wotan Ulumado serta Desa Waiwadan dan Duwanur di Kecamatan Adonara Barat.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
Nasional
17 hari lalu

Pembangunan Jembatan Gantung Gampong Lhok Sanding di Aceh Capai 65 Persen

Nasional
22 hari lalu

Istana Dalami Dugaan Penebangan Hutan Picu Banjir di Guci Tegal

Nasional
1 bulan lalu

Pratikno Respons Isu Mundur dari Menko PMK: Enggak!

Buletin
1 bulan lalu

Pascabanjir Bandang Lereng Slamet, Pantai Larangan Tegal jadi Lautan Kayu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal