Menlu Buka Suara soal Penembakan Staf KBRI Lima Peru, Minta Kasus Diusut Tuntas

Binti Mufarida
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono buka suara terkait tewasnya staf KBRI di Peru. (Foto: Dok. Kemlu)

“Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak, Emanuela, Zefanya, dan Zebadia. Kami mendoakan agar almarhum diterima di tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa,” katanya.

“Ini adalah musibah yang tidak seorang pun menginginkannya, namun Tuhan berkata lain. Saya sampaikan agar beliau (istri almarhum) sabar dan tegar sehingga tetap fokus mengurus anak-anaknya,” imbuh Sugiono.

Sementara itu, Zetro merupakan Penata Kanselerai Muda di KBRI Lima, Peru. Ia meninggal dunia akibat ditembak sebanyak tiga kali oleh orang bersenjata dari jarak dekat saat sedang bersepeda dengan istrinya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
21 jam lalu

Penambakan Brutal di SMA Filipina, Pelaku Siarkan Langsung Aksinya di Media Sosial

11 hari lalu

Polisi Pastikan Wamenpar Tak di Lokasi Festival Lembah Baliem saat Penembakan

11 hari lalu

Reaksi Keras PM Thailand usai Penembakan di Sekolah Tewaskan 8 Orang

11 hari lalu

Penembakan di Festival Lembah Baliem Papua Pegunungan, 2 Orang Luka-Luka!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal