Menlu Sugiono Ungkap Dunia Masuk Fase Bahaya, Batas Damai dan Perang Makin Abu-Abu

Mei Sada Sirait
Menlu Sugiono (foto: Mei Sada)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Luar Negeri Sugiono menyoroti kondisi geopolitik global yang semakin tidak pasti. Dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri RI (PPTM) pada Rabu (14/1/2026), dia menggambarkan dunia saat ini berada dalam situasi berbahaya.

Dia mengatakan, batas antara perdamaian dan konflik semakin abu-abu. Menlu menilai, tata kelola global yang selama ini menjadi penyangga stabilitas tidak lagi mampu mengejar realitas yang berkembang cepat.

“Saat ini kita hidup di ruang abu-abu yang berbahaya, di mana batas antara perdamaian dan perang tidak tegas dan tanpa celah untuk salah membaca situasi,” katanya.

Dia bahkan mengingatkan pada sejarah runtuhnya Liga Bangsa-Bangsa sebelum pecahnya Perang Dunia II. Menurut Menlu, kondisi global saat ini ditandai oleh kompetisi yang tajam hingga peran signifikan aktor non-negara, yang membentuk tatanan dunia baru.

“Memunculkan multiplex world order di mana beragam panggung kepentingan, aktor dominan, dan aturan main berjalan beriringan dan kerja sama yang kian transaksional,” ujar dia.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Kapal Berbendera UEA Meledak di Selat Hormuz, 3 WNI Hilang

Nasional
8 jam lalu

Kemlu: Indonesia Netral Sikapi Konflik AS-Israel Vs Iran

Mobil
1 hari lalu

Tanggapi Perang Amerika-Israel vs Iran, Toyota Wait and See

Nasional
1 hari lalu

Lindungi WNI di Timur Tengah, Pemerintah Bentuk Tim Respons Krisis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal