Menpar Beberkan Strategi Kejar Target 17,6 Juta Wisman di Tengah Perang Timur Tengah

Felldy Aslya Utama
Menpar Widiyanti Putri Wardhana mengungkapkan bahwa pemerintah akan terus berupaya menjaga kinerja sektor pariwisata nasional tetap kokoh. (Foto: Ist)

“Kami percaya bahwa dengan kolaborasi seluruh kementerian dan lembaga, serta dukungan DPR RI, sektor pariwisata Indonesia akan tetap tangguh dan mampu menjaga kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

Widiyanti memaparkan, program prioritas tahun 2026 akan difokuskan pada pariwisata berkualitas yang berkelanjutan dan aman. Pemerintah menargetkan peningkatan keselamatan destinasi melalui sertifikasi pemandu dan pemetaan kawasan rawan bencana, serta pengembangan lebih dari 6.200 desa wisata di seluruh Indonesia.

Namun, dia tak menampik adanya tantangan berat akibat perang di Timur Tengah yang berdampak pada penutupan wilayah udara Iran baru-baru ini. Kondisi ini memicu pembatalan sekitar 770 penerbangan menuju destinasi utama seperti Jakarta, Bali, dan Medan, dengan potensi kehilangan devisa mencapai Rp2,04 triliun.

“Dinamika geopolitik global tentu memberikan tekanan terhadap sektor pariwisata. Namun kami terus melakukan langkah-langkah mitigasi agar target kinerja pariwisata nasional tetap terjaga,” tuturnya.

Selain gangguan penerbangan, lonjakan harga minyak mentah dunia yang kini menembus angka di atas 102 dolar AS per barel turut membebani industri transportasi melalui penerapan fuel surcharge. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
26 hari lalu

Rupiah Ditutup Kembali Menguat ke Rp17.897 per Dolar AS, Ini Faktor Pendorongnya

27 hari lalu

Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,29 Persen, BPS Sebut Konsumsi dan Investasi Masih Kuat

2 bulan lalu

Menpar: Kunjungan PM India Perkuat Posisi Prambanan sebagai Destinasi Wisata Budaya Dunia

2 bulan lalu

Iran Berduka, Jutaan Pelayat Padati Prosesi Pemakaman Ali Khamenei di Teheran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal