Mensos Tegaskan Bansos Bukan Program Seumur Hidup: Dievaluasi 5 Tahun Sekali

Binti Mufarida
Menteri Sosial Gus Ipul menegaskan bansos bukan program seumur hidup dan akan dievaluasi setiap lima tahun sekali. (Foto: Ist)

“Pendamping memiliki tugas membina keluarga penerima manfaat agar memanfaatkan bansos sesuai peruntukannya,” kata dia.

Gus Ipul juga menyampaikan keprihatinannya terkait temuan lebih dari 600.000 penerima bansos yang terindikasi terlibat judi online, di mana sekitar 300.000 di antaranya adalah penerima Program Keluarga Harapan (PKH). 

“Sebanyak 230.000 sudah langsung kami putus penyalurannya. Sisanya masih kami dalami, termasuk kemungkinan data mereka disalahgunakan pihak lain,” tuturnya.

Evaluasi dan pemutakhiran data bansos dilakukan secara berkala bekerja sama dengan BPS, pemerintah daerah, dan berbagai pihak. Data terbaru dari BPS menjadi acuan penyaluran bansos setiap triwulan. 

“Data itu sangat dinamis, setiap hari ada yang meninggal, lahir, pindah, atau menikah. Kalau kita konsisten memperbarui data, penyaluran bansos akan makin akurat,” ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Kemensos Coret 200.000 Penerima Bansos gegara Judol, 300.000 lagi Terancam Dicabut

4 hari lalu

Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Guruh Sukarnoputra

4 hari lalu

Prabowo Akan Bertemu Gianni Infantino jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta

5 hari lalu

9 Hari usai Diresmikan Prabowo, Penumpang LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Tembus 100.000 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal