JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap potensi industri etanol menciptakan tambahan lapangan kerja permanen di Indonesia. Bahkan, jumlahnya bisa mencapai 8 juta.
Menurut Amran, penciptaan lapangan kerja menjadi salah satu dampak dari pengembangan industri etanol secara masif. Pemerintah saat ini mendorong produksi etanol sebagai bagian dari upaya mencapai kemandirian energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar.
"Kalau ini terjadi, minimal itu 8 juta tenaga kerja tercipta, dan tenaga kerja permanen. Hebat kan? Iya, hebat Indonesiaku. Sangat optimistis, bisa," katanya dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin (21/9/2026).
Untuk mendukung produksi etanol, pemerintah berencana membuka lahan baru seluas 1-2 juta hektare. Lahan tersebut akan digunakan untuk mengembangkan bahan baku etanol berupa singkong, tebu, dan jagung.
Amran mengatakan kebutuhan lahan tersebut berkaitan dengan target produksi bahan bakar E20 pada 2029. Pemerintah juga akan mengonsolidasikan penyediaan lahan bersama pemerintah daerah.