Mentan Ungkap Praktik Curang Perusahaan Beras Raup Rp2 Triliun per Bulan, Begini Modusnya

Rohman Wibowo
Mentan Amran Sulaiman mengungkapkan dugaan manipulasi beras hingga perusahaan raup untung Rp2 triliun per bulan. (Foto: Humas Kementan)

Dari total beras berlabel premium yang beredar di masyarakat, sebanyak 39,75 persen atau sekitar 12,2 juta ton diperkirakan tidak memenuhi standar mutu. Kondisi tersebut diperkirakan menimbulkan nilai kerugian hingga Rp98 triliun.

Kementan juga menemukan beras dengan kategori di bawah medium dipasarkan seolah-olah memenuhi standar premium yang ditetapkan pemerintah. Salah satu ketentuan mutu yang disoroti terkait batas kadar beras patahan atau pecahan maksimal 14,5 persen.

"Saya contohkan nih, dia menjual emas mengatakan 24 karat, padahal 18 karat. Itu namanya apa? Penipuan. Penipuan ini harusnya (harga beras) Rp8.000 harganya, standar, ya, tetapi dijual Rp17.000," ujar Amran

.Menurutnya, struktur industri beras nasional saat ini dikuasai empat grup korporasi besar. Dia menegaskan perusahaan yang dimaksud bukan sekadar pabrik beras skala kecil, melainkan grup korporasi besar yang memiliki pengaruh signifikan dalam industri.

"Empat grup ini, dibagi Rp100 triliun, 25 kan? 25 dibagi 12, Rp2,08 triliun. Rp2,08 triliun per bulan berarti Rp24 triliun per tahun satu perusahaan itu," tegas Amran.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
1 hari lalu

Mentan Amran Soroti Praktik Perantara di Sektor Peternakan, Berpotensi Rugikan Jutaan Peternak

2 hari lalu

Mentan Amran Ancam Pecat Pegawai Bulog jika Terlibat Oplos Beras SPHP Jadi Premium

8 hari lalu

El Nino Berpotensi Ganggu Pasokan Pangan, BI Waspadai Kenaikan Harga Beras hingga Cabai

9 hari lalu

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Produksi Beras Naik, Pengadaan Bulog Cetak Rekor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal