Menteri Ditugasi Urus Radikalisme, Gus Yaqut: Tugas Ansor Sekarang Ringan

Aditya Pratama
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id – Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor mengungkapkan tugasnya kini menjadi ringan setelah menteri-menteri di Kabinet Indonesia Maju ikut mengurusi radikalisme. Setidaknya, ada empat kementerian yang ditugas Presiden Joko Widodo (Jokowi) menangani radikalisme.

Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas memberi apresiasi terhadap kabinet Jokowi kali ini yang memperhatikan serius berkembangnya radikalisme di masyarakat, khususnya di beberapa institusi pemerintah.

"Presiden Jokowi saya lihat serius untuk mengatasi berkembangnya radikalisme atau merebaknya ideologi radikal. Ini terlihat dengan ditugaskannya secara khusus Menko Polhukam, Menhan, Mendagri dan Menag untuk ikut menangani masalah radikalisme di masyarakat, khususnya di lingkup kementerian masing-masing," tuturnya, di Jakarta, Jumat (25/10/2019).

Pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini justru berterima kasih dengan pemerintah terkait kebijakan tersebut. Menurut dia, pemerintah sudah sepantasnya memberikan perhatian serius terhadap radikalisme karena sangat mencemaskan.

"Tugas Ansor jadi ringan sekarang karena pemerintah akan serius menangani masalah radikalisme," ujarnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

KPK Perpanjang Penahanan Eks Menag Gus Yaqut 30 Hari ke Depan

Nasional
10 hari lalu

Gus Ipul Respons Salam dari Gus Yaqut saat Bertemu di KPK: Terima Kasih

Nasional
15 hari lalu

Ratusan Pelajar Ditempa di Garuda Youth Camp 2026, Fokus Pembekalan Wawasan Kebangsaan hingga Karakter

Nasional
2 bulan lalu

Gus Yaqut Ditahan, Kuasa Hukum Sebut KPK Serampangan Proses Hukum Kasus Kuota Haji

Nasional
2 bulan lalu

Gus Yaqut Kalah Praperadilan, Kuasa Hukum: Indikasi Kriminalisasi Makin Terang Benderang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal