Sementara di sektor limbah, pemerintah memperkuat upaya pengurangan emisi metana melalui perbaikan pengelolaan sampah dan air limbah, pengembangan ekonomi sirkular, penerapan teknologi, serta peningkatan kapasitas pemerintah daerah.
Transformasi juga dilakukan di sektor industri melalui dua jalur yang saling melengkapi, yakni mendekarbonisasi industri yang sudah ada sekaligus membangun industri baru rendah karbon sejak awal.
Langkah tersebut didukung inovasi dan penerapan carbon capture, utilisation and storage (CCUS) secara bertanggung jawab dengan memanfaatkan potensi formasi geologi serta meningkatkan kapasitas teknologi Indonesia.
Di sektor energi, Indonesia mendorong pengembangan energi terbarukan dalam skala besar, termasuk energi surya dan panas bumi. Pemerintah juga memperkuat ketahanan energi melalui implementasi B50 biodiesel secara nasional.
Jumhur turut menekankan pengembangan ekosistem kendaraan listrik sebagai bagian dari transformasi industri rendah karbon dan penciptaan nilai tambah di dalam negeri.