Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengatakan bahwa program Sekolah Rakyat sejalan dengan Asta Cita untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia, memutus rantai kemiskinan, dan membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Indonesia.
Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara yang tidak hanya memberi pendidikan gratis, tetapi juga gizi, kesehatan, dan pembinaan karakter, sama halnya dengan program prioritas lain seperti Makan Bergizi Gratis, Cek Kesehatan Gratis, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Perumahan Rakyat.
“Jadi ini merupakan program Bapak Presiden untuk mendekatkan negara kepada masyarakat. Jadi semakin kecil jarak antara instansi pemerintah dengan rakyat. Jadi, masyarakat betul-betul lebih disejahterakan,” tuturnya.
Menteri Rini menjelaskan meskipun Sekolah Rakyat berada di bawah kewenangan Kementerian Sosial, ekosistemnya dibangun dengan kolaborasi lintas instansi. Kementerian PANRB sendiri, lanjutnya, memastikan tata kelola dan pemenuhan kebutuhan SDM berjalan dengan baik, dengan menjunjung prinsip sistem merit, agar program ini dapat tumbuh secara berkelanjutan.
"Inilah semangat reformasi birokrasi yang kita dorong, yaitu birokrasi yang bekerja bersama, melampaui sekat organisasi, dan tidak terjebak pada ego sektoral," ucapnya.