Meutya Hafid Minta Perusahaan Media Wajibkan Debriefing bagi Jurnalis usai Liputan Berat

Ravie Wardani
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. (Foto: Dok. Komdigi)

Dia menilai, anggapan bahwa wartawan harus selalu kuat menghadapi berbagai situasi berisiko dapat membuat persoalan kesehatan mental sulit diakui. Padahal, memahami kondisi diri dan mengetahui kapan membutuhkan jeda merupakan hal penting untuk menjaga keberlangsungan kerja jurnalistik.

Selain dukungan dari perusahaan media, Meutya mendorong jurnalis menyempatkan diri berolahraga di tengah kesibukan. Aktivitas fisik dinilai dapat menjadi salah satu upaya menjaga keseimbangan kondisi fisik dan pikiran di tengah padatnya pekerjaan.

"Kuncinya adalah jeda dari satu peliputan berat ke peliputan berat lainnya. Sempatkan apa pun itu olahraga demi menghargai kesehatan mental kita," pungkas Menkomdigi.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
13 hari lalu

Meutya Hafid Hormati Keputusan Raline Shah Mundur dari Stafsus Komdigi

6 bulan lalu

Meutya Hafid Tegaskan Kejahatan Digital Setara Kekerasan Fisik, Ini Penjelasannya!

7 bulan lalu

Tak Patuhi PP Tunas YouTube Kena Tegur, Meutya Hafid: Jangan Main-Main dengan Aturan Indonesia

8 jam lalu

7 Juta Orang Indonesia Terindikasi Gangguan Mental, Ini Masalah Terbanyak!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal