Salah satu tenaga kesehatan yang bertugas merawat pasien setelah operasi, Nadila, menjelaskan pemantauan kondisi pasien menjadi tahapan penting untuk mendukung proses pemulihan. Perawatan dilakukan dengan memperhatikan kondisi vital pasien hingga memberikan edukasi kepada keluarga.
“Saya Nadila, bertugas memberikan perawatan kepada pasien setelah operasi. Hal pertama yang kami lakukan adalah memantau tanda-tanda vital, menjaga jalan napas, mengawasi tingkat kesadaran, serta mengelola nyeri dan mual. Kami juga melakukan serah terima pasien dan memberikan edukasi kepada keluarga mengenai perawatan pasien setelah operasi,” katanya.
MNC Peduli, Smile Train Indonesia, dan RS PKU Muhammadiyah Gombong berharap program ini dapat menjangkau lebih banyak pasien dan membantu keluarga memperoleh akses layanan kesehatan yang dibutuhkan. Melalui operasi dan perawatan yang tepat, para pasien diharapkan dapat menjalani kehidupan dengan lebih nyaman serta memiliki kepercayaan diri yang lebih baik.
Masyarakat dengan kondisi bibir sumbing yang ingin mengikuti Program Senyum Indonesia dapat menghubungi RS PKU Muhammadiyah Gombong untuk memperoleh informasi mengenai persyaratan, tahapan pendaftaran, dan pelaksanaan operasi.
MNC Peduli merupakan wadah kegiatan sosial MNC Group yang menjalankan berbagai program untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Kegiatannya mencakup bidang kesehatan, pendidikan, sosial, lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat, dengan tujuan menghadirkan kontribusi positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.