Modus 72 Tersangka Bakar Hutan: Hemat Biaya Buka Lahan dan Tanah Lebih Subur

Ari Sandita Murti
Ilustrasi modus 72 tersangka karhutla bakar hutan demi hemat biaya dan jadikan tanah lebih subur. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id - Bareskrim Polri mengungkap modus 72 tersangka kasus pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Salah satunya untuk menghemat biaya pembukaan lahan atau land clearing.

Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Mohammad Irhamni mengatakan penggunaan alat untuk membersihkan lahan membutuhkan biaya besar, termasuk untuk bahan bakar minyak (BBM) dan sewa alat. Pembakaran dinilai pelaku sebagai cara paling mudah untuk membersihkan lahan.

“Karena untuk membersihkan, untuk dilakukan land clearing kan mahal kalau menggunakan alat, apalagi BBM mahal sekarang, menggunakan sewa alat mahal, paling mudah dibakar,” ujarnya pada wartawan, Minggu (23/8/2026).

“Selain itu, pascapembakaran itu tanahnya menjadi lebih subur karena hasil pembakaran abu dan sebagainya itu bisa menjadi pupuk, makanya ini menjadi favorit untuk mereka melakukan modus seperti ini,” sambung dia.

Irhamni menuturkan hasil penyidikan menunjukkan 72 tersangka di Kalimantan dan sejumlah wilayah lain melakukan pembakaran untuk membuka lahan. Pembukaan lahan dilakukan pada musim kemarau agar saat musim hujan tiba, lahan dapat digunakan untuk penanaman perkebunan, termasuk sawit.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
3 hari lalu

Indonesia Diminta Ungkap Nama Perusahaan Malaysia Terlibat Karhutla

4 hari lalu

11 Tersangka Terorisme Ditangkap di 6 Provinsi, Punya Peran Berbeda

4 hari lalu

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di 6 Provinsi, Diduga Terhubung Jaringan Daulah Islamiyah

5 hari lalu

Bareskrim Bongkar Penyelundupan 3.394 Burung dari Luar Negeri, 2 WN Vietnam Jadi Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal