"Jadi ini istimewa. Ini bahasa Tambakberas, itu ilmu otak-atik," ujarnya.
Gus Hasib sebelumnya menyampaikan terima kasih atas kehadiran Prabowo dalam Muktamar ke-35 NU. Apalagi, kunjungan Prabowo ke lingkungan pesantren tersebut bukan kali pertama.
"Kami dari keluarga besar Pondok Pesantren Bahrul Ulum ingin menyampaikan banyak terima kasih atas kehadiran Bapak Presiden dalam Muktamar ke-35 di Pondok Pesantren Tambakberas dan kami untuk kesekian kalinya, ini kedatangan Bapak Presiden yang keempat di Tambakberas," tuturnya.
Gus Hasib juga mengajak keluarga besar NU untuk mendoakan kepemimpinan Prabowo.
"Saya izin nostalgia dengan Pak Prabowo ini. Pak Prabowo ini sesungguhnya sahabat ya, beliau ini adalah orang hebat. Oleh karena itu kita doakan kepemimpinannya beliau bisa kuat, bisa selamat sampai akhir periode," katanya.
Dalam sambutannya, Gus Hasib juga mengenang KH Wahab Chasbullah atau yang lebih dikenal sebagai Mbah Wahab. Dia merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah NU dan memiliki hubungan erat dengan Pondok Pesantren Tambakberas.
KH Wahab Chasbullah tidak hanya menjadi inspirator dan penggerak NU, tetapi juga sosok ulama yang memiliki semangat nasionalisme dan cinta tanah air.