"Di samping beliau inspirator, pendiri dan penggerak Nahdlatul Ulama, beliau ini adalah sosok ulama dan ulama nasionalis, cinta tanah air, bahkan mengeluarkan lagu atau mars," ucapnya.
Salah satu ajaran KH Wahab Chasbullah yang diwariskan kepada warga NU, kata Gus Hasib, adalah menempatkan Islam, NU, dan negara dalam hubungan yang tidak terpisahkan.
"Bahwa negara dan Islam, negara dan NU, ini enggak bisa dipisahkan. Karena bagaikan uang logam yang tidak bisa dipisahkan antara dua sisi. Ini Mbah Wahab," kata Gus Hasib.
"Karena itu, Pak Prabowo, jadi NU benar-benar cinta tanah air, benar-benar mendukung pemerintahan, dari mulai Pak Karno sampai ke Bapak, ini. Bukan karena apa-apa, karena ini adalah anjuran Nabi Muhammad," ujar Gus Hasib.
Gus Hasib kembali mengingatkan pesan Mbah Wahab kepada warga NU mengenai pentingnya persatuan antara dua golongan, yakni ulama dan umara, dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
"Ketika dua golongan ini baik, maka baiklah rakyatnya, dan ketika dua golongan ini rusak, maka rusaklah rakyatnya, yaitu hubungan ulama dan umaro. Oleh karena itu ulama dan umaro harus bersatu. Demikianlan doktrin Mbah Wahab," katanya.