Momen Megawati Jadi Irup Upacara 17 Agustus di Sekolah PDIP Lenteng Agung

Felldy Aslya Utama
Megawati menjadi inspektur upacara 17 Agustus di Sekolah PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan (Felldy Utama)

"Seluruh cita-cita besar kemerdekaan itu kini ada yang mencoba membelokkan sejarah melalui kekuasaannya," kata Megawati.

Menurutnya, kemerdekaan yang diletakkan kepada kedaulatan rakyat kini coba diganti dengan kedaulatan kekuasaan. Bahkan, hukum digeser maknanya dari hak keadilan yang hakiki menjadi alat intimidasi. 

"Konstitusi yang harusnya menjadi landasan pokok bagi pemimpin dan seluruh rakyat Indonesia untuk dijalankan dengan selurus-lurusnya ternyata bisa seenaknya dibelokkan arahnya," ujarnya.

Tak hanya itu, dia menyebut produk hukum penuh legalitas prosedural tanpa falsafah hukum dan kegunaannya bagi kepentingan rakyat. Seluruh upaya tersebut berjalan secara sistematis dengan kemasan wataknya yang sepertinya populis. 

Bahkan, Megawati menyebut ada yang paling memprihatinkan yakni ketika kedaulatan rakyat sebagai pilar utama demokrasi kini diubah wataknya,dan membuat rakyat dengan rasa takut dalam menjalankan kehidupannya.

"Sepertinya, untuk berbicara kebenaran pun banyak yang sudah tidak sanggup, mulutnya terkunci, mulutnya terdiam," tuturnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Megapolitan
16 hari lalu

Ngeri! Pohon Tumbang gegara Hujan Angin di Jaksel, Pemotor Tewas

Nasional
21 hari lalu

Megawati Kirim Surat Duka atas Wafatnya Khamenei, Tegaskan Sikap Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Nasional
5 bulan lalu

Menbud Fadli Zon Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 

Megapolitan
5 bulan lalu

Pramono Gratiskan Sewa Kios di Lenteng Agung untuk Eks Pedagang Barito selama 6 Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal