Moratorium Pemekaran Daerah Dilanjutkan, Wapres: Keuangan Negara Belum Memungkinkan

Dita Angga
Sindonews
Wakil Presiden Ma"ruf Amin menyebut moratorium pemekaran daerah dilanjutkan karena keuangan negara belum memungkinkan (Foto: BNPB)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menegaskan pemerintah tetap melanjutkan moratorium pemekaran daerah. Dengan begitu pemerintah tidak akan melakukan pemekaran daerah yang sudah berlangsung dalam lima tahun terakhir.

Ma'ruf Amin menjelaskan salah satu alasan moratorium dilanjutkan karena keuangan negara dinilai belum memungkinkan untuk membiayai pemekaran daerah. Karena dalam pemekaran daerah ada fase transisi yang membutuhkan biaya operasional.

“Kebijakan pemerintah terkait usulan pemekaran daerah masih dilakukan penundaan sementara, moratorium,” kata Ma'ruf Amin dikutip dari siaran pers Setwapres di Jakarta, Jumat (4/12/2020).

Apalagi saat ini pemerintah tengah menghadapi pandemi covid-19. Menurutnya alokasi anggaran negara masih fokus dikerahkan untuk menangani covid-19 serta pemulihan ekonomi.

“Keuangan negara juga belum memungkinkan. Terutama karena masih diperlukannya pembiayaan prioritas-prioritas pembangunan nasional yang bersifat strategis. Seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan sumber daya manusia. Kondisi kebijakan fiskal nasional sedang difokuskan untuk penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional,” ucapnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
7 jam lalu

Mendagri Izinkan Swasta Ikut Tangani Karhutla: Perusahaan Sawit hingga Tambang Boleh Terlibat

12 jam lalu

Instruksi Mendagri Tito ke Kepala Daerah: Larang Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar

3 hari lalu

Gibran Beri Arahan ke Menteri hingga Gubernur NTT, Ingatkan Bantuan Harus Jangkau Wilayah Sulit

4 hari lalu

Wapres Gibran Bareng Mahasiswa UI Berangkat ke NTT, Tinjau Korban Gempa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal