MSCI Pertimbangkan Pasar Saham RI Turun Kasta, BEI Siapkan Klarifikasi

Rohman Wibowo
MSCI mempertimbangkan untuk mengubah status pasar Indonesia dari Emerging Market turun menjadi Standalone Market (Dok. MSCI)

Di sisi lain, BEI mengimbau pelaku pasar untuk tidak keliru menafsirkan istilah standalone market. Dalam struktur pemeringkatan MSCI, klasifikasi standar pasar modal global terbagi ke dalam tiga tingkatan utama, yakni Advanced, Emerging, dan Frontier Market. Kategori standalone bukan merupakan level terbawah di bawah frontier, melainkan klasifikasi terpisah yang diberikan secara spesifik kepada yurisdiksi yang dinilai memerlukan pemantauan tersendiri.

Wacana tersebut saat ini masih berstatus proposal awal. Proses konsultasi publik masih dibuka hingga April 2027 sebelum penetapan keputusan final diumumkan oleh MSCI pada Juni 2027.

Otoritas bursa meluruskan anggapan pasar bahwa wacana penempatan ke kategori terpisah tersebut merupakan penurunan kasta di bawah klasifikasi frontier. Rentang masa konsultasi publik yang masih berjalan panjang hingga pertengahan tahun depan diposisikan sebagai momentum penting untuk menyempurnakan aspek pengawasan bursa.

"Standalone market itu bukan klasifikasi terendah di bawah advanced, emerging, atau frontier, melainkan klasifikasi terpisah bagi pasar yang butuh perhatian khusus. Karena konsultasi berlangsung hingga April 2027 dan keputusannya pada Juni 2027, kami akan berupaya semaksimal mungkin melengkapi hal-hal yang dinilai masih kurang oleh investor global," kata Iding.

Kendati MSCI menyoroti tata kelola dan keterjangkauan investasi (investability), kondisi pasar modal tanah air dinilai tetap berdaya tahan. Hal ini tecermin dari volume likuiditas transaksi dan jumlah investor yang konsisten mencatatkan pertumbuhan positif, beriringan dengan stabilitas kinerja keuangan emiten tercatat secara menyeluruh.

Di tengah dinamika peninjauan indeks acuan tersebut, daya tahan perdagangan domestik disebut ditopang oleh kinerja operasional korporasi yang tetap solid. Pertumbuhan basis pemodal dan kelancaran transaksi harian mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap stabilitas iklim investasi saham di tanah air.

"Secara fundamental pasar kita masih sangat bagus dengan likuiditas transaksi, jumlah investor, dan kinerja emiten yang terus bertumbuh. Kekhawatiran MSCI lebih tertuju pada aspek transparansi, integritas, dan investability, yang menyangkut kualitas tata kelola pasar modal kita," kata Iding.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
1 jam lalu

IHSG Anjlok hingga 10,76 Persen, BEI Sempat Hentikan Perdagangan

1 hari lalu

374 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah

2 hari lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, Nilai Transaksi Rp310 Miliar

3 hari lalu

IHSG Hari Ini Kembali Ditutup Melemah, 308 Saham Terdampar di Zona Merah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal