Muhammadiyah Jelaskan Penyebab Terorisme Sulit Dihentikan di Indonesia

Antara
Ilustrasi, pelaku teror di Mabes Polri ditembak mati. (Foto: Istimewa).

Menurutnya, jika ingin dibawa ke Jakarta, sidangnya harus tetap dikembalikan ke masing-masing tempat. Tujuannya, agar tidak terjadi ruang sunyi persidangan. "Ruang persidangan terorisme itu saya katakan adalah ruang sunyi persidangan," ucapnya.

Ruang sidang yang sunyi dinilai justru menjadikannya jauh dari keterbukaan dalam persidangan. Dia mencontohkan, di Amerika Serikat kasus tindak pidana terorisme dianggap sebagai perang sehingga tidak mau dibawa ke meja peradilan sipil.

Alasan kenapa tindak pidana terorisme sulit dicegah, kata dia karena pengawasan dari DPR dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) masih lemah, termasuk pula kegagalan program deradikalisasi. Kemudian, program deradikalisasi juga dinilai perlu dievaluasi secara mendasar karena sasaran-sasaran yang akan dideradikalisasi tersebut atau programnya tidak optimal untuk dikembangkan.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Tradisi Buka Bersama Diakui UNESCO, Muhammadiyah: Bukti Islam Menginspirasi Kebudayaan Dunia

Nasional
8 hari lalu

Momen Prabowo Buka Puasa Bersama Ulama, Duduk Semeja dengan Rais Aam PBNU-Ketum MUI

Nasional
8 hari lalu

Pimpinan MUI, PBNU hingga Muhammadiyah Hadiri Bukber bareng Prabowo di Istana

Muslim
9 hari lalu

Kapan Lebaran 2026? BRIN Prediksi Potensi Beda Hari Antara Pemerintah dengan Muhammadiyah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal