MUI Dorong Kemlu Beri Peringatan Keras ke Dubes Swedia soal Aksi Pembakaran Alquran

Arie Dwi Satrio
Pemimpin kelompok anti-Islam, Rasmus Paludan (foto: Aljazeera)

"Sekali lagi, saya meminta kepada Duta Besar Swedia untuk Indonesia agar menyampaikan penjelasan secara terbuka terkait dengan kasus ini dan berjanji akan menindak dan menghentikan seluruh bentuk ekstremisme," ujar Sudarnoto.

Sudarnoto mengecam keras dan sangat menyesalkan tindakan kelompok ekstrem kanan yang dipimpin Rasmus Paludan. Berdasarkan catatannya, kasus penghinaan terhadap simbol agama tersebut sudah kerap dilakukan Rasmus dan kelompoknya.

"Tindakan ini beberapa waktu yang lalu menuai konflik di beberapa tempat di Swedia. Ini bukan saja tindakan yang sangat memalukan, akan tetapi juga tindakan yang tidak beradab. Paludan dan kelompok ekstrem ini adalah kelompok uncivilized, tak beradab dan menjadi musuh bagi semua orang yang berpikiran sehat," ucapnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Lindungi WNI di Timur Tengah, Pemerintah Bentuk Tim Respons Krisis

Nasional
8 jam lalu

Kemlu Ungkap Ada 329 WNI di Iran, Mayoritas Pelajar di Qom

Nasional
8 jam lalu

Pemerintah Fokus Lindungi WNI di Timur Tengah, Tunda Bahas Board of Peace

Nasional
10 jam lalu

Evakuasi WNI dari Iran Dimulai Hari Ini, Kloter Pertama 32 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal