MUI Ingatkan Dai soal Etika Ceramah: Jangan Fokus Bayaran, Apalagi Cari Istri Keempat

Rizky Agustian
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis. (Foto: iNews.id)

Dia menjelaskan, program Standardisasi Dai yang digagas MUI bertujuan membentengi umat dari pemahaman yang menyimpang sekaligus menjaga kualitas moral para pendakwah. Melalui pembinaan tersebut, para dai diharapkan dapat menjadi teladan dan tidak terjebak dalam gaya ceramah yang hanya mengedepankan sensasi.

"Saya tidak perlu menyampaikan sudah mengislamkan berapa orang atau sudah menginsafkan berapa orang, tapi dakwah seperti itu tidak benar. Itu saja," tegasnya.

Cholil juga mengingatkan pentingnya sikap saling menasihati dengan mengedepankan dakwah yang santun dan moderat atau wasathiyatul Islam.

MUI berharap para dai senantiasa mengutamakan ukhuwah Islamiyah serta menghindari perkataan dan tindakan yang dapat mencederai kehormatan agama.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
20 jam lalu

Kritik Wacana Non-Muslim Jadi Petugas Haji, MUI Minta Prioritaskan Umat Islam

22 jam lalu

MUI soal Wacana Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji: Toleransi Ada Batasnya

23 jam lalu

MUI Respons Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Puji Kapolri Copot Kapolres

1 hari lalu

Kemenhaj Wacanakan Warga Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji, Ini Respons MUI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal