Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendeteksi puluhan titik panas (hotspot) baik di Kalimantan Barat (Kalbar) maupun Kalimantan Tengah (Kalteng). Bahkan, jumlah luas lahan yang terbakar lebih dari seribu hektare.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyampaikan, jumlah titik panas di Kalbar mencapai 46 hotspot. Sementara di Kalteng mencapai 72 titik hotspot.
"Titik api (Kalbar) 46 titik. Titik api (Kalteng) 72 titik," ujar Berton saat jumpa pers secara virtual, Kamis (3/9/2026).