MUI Tegaskan Tak Pernah Keluarkan Daftar Produk Pro Israel yang Diboikot

Widya Michella Nur Syahid
Wakil Ketua MUI Anwar Abbas (foto: MPI)

Menurutnya, selain bertentangan dengan ajaran agama juga bertentangan dengan konstitusi negara Indonesia. Dimana dalam mukaddimah UUD 1945 di alinea pertama dikatakan bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

"Untuk itu bagi mengingatkan mereka terhadap ajaran agama  dan konstitusi yang ada maka MUI menghimbau umat Islam agar mendukung perjuangan rakyat Palestina dan berbuat semaksimal mungkin untuk  menghindari transaksi dan penggunaan produk yang dibuat oleh Israel atau terafiliasi dengan Israel yang mendukung penjajahan dan zionisme," katanya. 

Tetapi, jika ternyata perusahaan tersebut tidak mendukung tindakan Israel yang biadab tersebut. Maka fatwa ini tentu tidak berlaku untuk produk-produk mereka itu karena inti dari fatwa ini selain untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina juga adalah untuk mencegah bagaimana caranya supaya agresi dan aneksasi. 

"Serta pembunuhan yang dilakukan oleh Israel terhadap rakyat palestina yang mereka lakukan secara masif, sistimatis dan terencana tersebut (Genosida) bisa berhenti dan dihentikan serta hak-hak dari  bangsa dan rakyat palestina dapat mereka hormati dan berikan," katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

5 WNI Rombongan Global Sumud Flotilla Ditangkap Israel, Kemlu Jamin Perlindungan

Internasional
6 jam lalu

Pengadilan Kriminal Internasional Dilaporkan Buru 5 Pejabat dan Tentara Israel terkait Perang Gaza

Internasional
7 jam lalu

Netanyahu Gelar Rapat Kabinet Keamanan, Ancang-Ancang Serang Iran Lagi

Nasional
8 jam lalu

SWSI Kecam Israel Tangkap Jurnalis RI, Desak Pemerintah Gunakan Seluruh Jalur Diplomatik Bebaskan WNI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal