Napi Narkoba Kabur Lagi, Ditjenpas Kemenkumham Janji Evaluasi

Arie Dwi Satrio
Ilustrasi penjara. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Kasus narapidana (napi) kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kembali terjadi. Kali ini, seorang narapidana kasus narkoba bernama Riansyah kabur dari Lapas Kelas II B Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, pada Minggu, 2 Januari 2022, pukul 12.30 WIB.

Kabag Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Rika Aprianti mengamini adanya kasus napi narkoba yang kabur dari Lapas Kelas II B Empat Lawang. Rika menekankan, kasus ini akan menjadi evaluasi kembali bagi para petugas lapas.

"Salah satu resiko dari pelaksanaan tugas di lapas lanjutan adalah mencegah terjadinya pelarian. Adapun, terjadinya pelarian ini, tentunya menjadi evaluasi. Artinya, evaluasi dan pengingat tentu untuk seluruh petugas," kata Rika saat dikonfirmasi, Selasa (4/1/2022).

Rika memastikan pihaknya bakal menindak tegas terhadap petugas lapas yang lalai atau melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP). Dia mengingatkan kembali kepada para petugas lapas untuk paham akan tugas-tugasnya sesuai SOP.

"Adapun, hal-hal yang di luar SOP atau pelanggaran SOP, sangat tegas pimpinan kita dan seluruh petugas pemasyarakatan juga sudah paham bahwa ada tindakan tegas yang akan diberikan sesuai dengan tingkat kesalahannya," katanya.

Sekadar informasi, narapidana kasus narkoba bernama Riansyah kabur atau melarikan diri dari Lapas Kelas II B Empat Lawang pada Minggu, 2 Januari 2022. Riansyah kabur setelah meminta izin untuk melaksanakan solat Zuhur. 

Sementara itu, seorang narapidana lain kasus narkoba berna Adam Bin Musa juga kabur dari Lapas Kelas IA Tangerang, Banten, pada Rabu, 8 Desember 2021. Narapidana tersebut kabur ketika sedang bertugas kerja di tempat pencucian mobil yang dikelola oleh Lapas Tangerang.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
20 jam lalu

Prabowo Gelontorkan Banpres Rp200 Miliar untuk Karhutla Sumsel, Ini Daftar Penerimanya

20 jam lalu

BNPB Ungkap Sebaran Karhutla di Indonesia, Kalimantan Tengah Paling Luas

9 hari lalu

Kepala BNPB Kristomei Minta Penanganan Karhutla di Sumsel Dievaluasi, Soroti Efektivitas Operasi

11 hari lalu

Eks Kasubdit Intelijen Bea Cukai Sisprian Dituntut 10 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp7,4 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal