“Jangan takut, jangan mundur satu langkah pun untuk memperjuangkan keadilan. Jangan pernah mundur untuk memperjuangkan kemanusiaan,” kata Natalius dalam pidatonya.
Dia mengatakan seluruh masyarakat tidak boleh merasakan penderitaan dan mendapatkan ketidakadilan. Dia menegaskan perjuangan tersebut harus tetap berada dalam koridor penghormatan terhadap HAM dan demokrasi.
Di sisi lain, dia mengingatkan masyarakat untuk menahan diri dari ujaran kebencian dan pernyataan yang menyerang martabat pribadi.
“Kalau kita kurangi kata-kata yang penuh kebencian dan menyerang kehormatan, bangsa ini sudah bisa memimpin dunia. Perjuangkan kebenaran dan keadilan, tetapi tetap dalam garis demokrasi dan HAM,” ucapnya.