Neraca Dagang RI Oktober 2025 Surplus 2,39 Miliar Dolar AS, Rekor 66 Bulan Beruntun

Anggie Ariesta
Ilustrasi neraca dagang Indonesia surplus 2,39 dolar AS di Oktober 2025. (dok. Pelindo)

"Surplus sepanjang Januari hingga Oktober 2025 ini lebih ditopang oleh surplus komoditas non migas yaitu sebesar 51,51 miliar dolar AS. Sementara komoditas migas masih mengalami defisit sebesar 15,63 miliar dolar AS," tutur Pudji.

Berdasarkan data BPS, Indonesia mencatatkan surplus perdagangan dengan beberapa negara dengan tiga terbesar yakni Amerika Serikat 14,93 miliar dolar AS, India 11,29 miliar dolar AS dan Filipina 7,18 miliar dolar AS.

Sementara itu, Indonesia mengalami defisit dengan China sebesar -16,32 miliar dolar AS, Australia -4,58 miliar dolar AS dan Singapura -4,17 miliar dolar AS.

Untuk neraca perdagangan kelompok nonmigas, tiga penyumbang surplus terbesar adalah Amerika Serikat 17,40 miliar dolar AS, India 11,37 miliar dolar AS dan Filipina 7,09 miliar dolar AS.

Sedangkan penyumbang defisit terdalam pada kelompok nonmigas adalah China -17,74 dolar AS miliar, Australia -3,91 miliar dolar AS dan Brasil -1,48 miliar dolar AS.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BPS Ungkap Produksi Padi dan Jagung Berpotensi Menurun hingga Juli 2026, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Melonjak, Wisatawan Malaysia Mendominasi!

57 tahun lalu

Perjalanan WNI ke LN Anjlok 18,85%, Kunjungan Turis Masuk RI Naik

57 tahun lalu

Emas Perhiasan Deflasi 3 Bulan Berturut-turut, BPS: Meredam Inflasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal