NU Siap Ajukan Nama Kandidat Menteri ke Jokowi

Abdul Rochim
Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas atau akrab disapa Gus Yaqut. (Foto: dok.Sindonews).

Ketika diminta pendapatnya mengenai nama-nama kader NU yang berpotensi diusung sebagai menteri, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi dan Kiai Ma'ruf, serta PBNU untuk menentukan pilihan menteri dari kader NU.

Dia menekankan, sangat beralasan jika pada periode kedua pemerintahan Jokowi nanti kader NU menduduki sejumlah kursi menteri. Selain cawapres Jokowi merupakan mantan Rais Aam PBNU, dalam Pilpres 17 April lalu, peran NU dinilai sangat signifikan dalam mendulang suara untuk kemenangan pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Hal ini setidaknya terlihat dari sejumlah daerah penting yang menjadi basis suara nahdliyin, disana Paslon 01 mampu meraih kemenangan signifikan.

"Peran NU signifikan, terlihat dari besarnya selisih kemenangan Jokowi di Jatim dan Jateng, sementara kita tahu, Jateng dan Jatim adalah basis NU," tuturnya.

Untuk diketahui, di Jatim Jokowi-Ma'ruf mampu mendulang suara hingga 16,2 juta suara, sementara Prabowo-Sandi 8,4 juta suara. Di Jateng, 01 unggul dengan perolehan 13.752.484 suara, sedangkan 02 meraup 4.019.733 suara.

Menurut dia, setidaknya ada tiga alasan kenapa pemilih NU lebih solid ke Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 2019. Pertama, NU merasa menghadapi musuh bersama yaitu kelompok Islam radikal yang anti-Pancasila dan NKRI yang dinilai banyak berkumpul di kubu Prabowo-Sandi. Kedua, elite NU juga relatif lebih solid dibanding pilpres-pilpres sebelumnya.

"Ketiga, posisi Kiai Ma'ruf Amin sebagai Rais Aam PBNU, meskipun nonaktif," tuturnya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

Di Hadapan Para Ulama NU, Prabowo Janji Turunkan Biaya Haji

Nasional
10 jam lalu

Prabowo di Acara 1 Abad NU: Setiap Kali Negara dalam Bahaya, NU Tampil Menyelamatkan

Nasional
3 hari lalu

Jaksa Kembalikan Berkas Roy Suryo cs, Penasihat Kapolri: Kalau Langsung Terima Nanti Dituduh Didikte

Nasional
3 hari lalu

Berkas Perkara Roy Suryo Cs Dikembalikan Jaksa, Refly Harun: Memang Tak Layak Disidangkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal