OJK Beri Restu BEI Revisi Target IPO 2026, Ini Alasannya

Iqbal Dwi Purnama
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (2/4/2026). (Foto: Tangguh Yudha)

Hasan menegaskan, OJK bersama BEI tidak semata-mata berfokus pada pencapaian jumlah maupun nilai IPO. Dalam agenda reformasi dan penguatan integritas pasar modal, regulator justru lebih mengedepankan kualitas perusahaan yang akan melantai di bursa.

"Kami kembali tegaskan bahwa baik OJK maupun BEI dalam konteks reformasi integritas di pasar modal tidak akan hanya fokus pada pencapaian angka kuantitas jumlah ataupun nilai IPO semata, tetapi kami akan lebih menekankan pada aspek kualitas dari calon-calon emiten, melihat kesiapan dari perusahaan dimaksud," ujarnya.

Selain itu, OJK ingin memastikan proses go public tidak berhenti pada keberhasilan penawaran saham perdana, tetapi juga diikuti kinerja emiten yang baik setelah tercatat di bursa. Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan investor sekaligus menciptakan pasar modal yang sehat dan berkelanjutan.

Dengan demikian, evaluasi terhadap target IPO 2026 dipandang sebagai bagian dari penyesuaian terhadap kondisi pasar. Sementara itu, fokus utama regulator tetap diarahkan pada peningkatan kualitas emiten serta keberhasilan perusahaan di pasar perdana maupun perdagangan saham di pasar sekunder.

Hingga 31 Juli 2026, tercatat tujuh perusahaan telah mencatatkan sahamnya di BEI dengan total dana yang dihimpun sekitar Rp2,16 triliun. Saat ini masih terdapat empat perusahaan yang masuk dalam pipeline pencatatan saham di BEI.

Jumlah perusahaan yang melantai di bursa pada tahun ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sebagai perbandingan, pada kuartal I 2025 terdapat delapan perusahaan yang melakukan IPO, lebih banyak dibandingkan total tujuh perusahaan yang melantai di bursa sepanjang dua kuartal pertama 2026.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
6 jam lalu

OJK Terima 1.379 Laporan Penipuan Berbasis AI, Deepfake Tokoh Publik Jadi Modus Terbanyak

17 jam lalu

Prabowo bakal Ajukan Nama Calon Pengawas Bursa Mineral OJK ke DPR

6 hari lalu

Daftar 11 Bank yang Izin Usahanya Dicabut OJK dari Januari hingga Juli 2026

7 hari lalu

Kasus Korupsi Dana CSR BI-OJK Diungkit, KPK: Perry Warjiyo Berpeluang Diperiksa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal