PA GMNI Soroti Ketimpangan Pusat-Daerah, Minta Pemerintah Evaluasi Tata Kelola Negara

Mei Sada Sirait
Ketua Umum DPP PA GMNI Profesor Arief Hidayat meminta pemerintah evaluasi tata kelola bernegara. (Foto: iNews.id)

Wakil Ketua Dewan Pakar Nasional PA GMNI Andreas Hugo Pariera mengatakan persoalan di Aceh perlu disikapi secara hati-hati dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

“Pemerintah terutama pihak keamanan untuk secara persuasif mengajak saudara-saudara kita di Aceh lebih memahami bagaimana kita hidup sebagai bangsa, menghormati simbol-simbol kenegaraan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Andreas.

Dia menambahkan, refleksi menjelang 17 Agustus tidak sekadar menjadi agenda peringatan kemerdekaan. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk memahami sejarah perjuangan bangsa secara lebih menyeluruh.

Menurut GMNI, momentum kemerdekaan perlu dimanfaatkan untuk mengevaluasi berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat, bukan hanya melalui kegiatan perayaan.

GMNI berharap pembenahan tata kelola bernegara semakin berorientasi pada masyarakat kecil. Penerapan nilai-nilai Pancasila serta penguatan kedaulatan politik, ekonomi dan kebudayaan dinilai menjadi bagian penting untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
4 hari lalu

Jalur Sepeda di Jakarta Tetap Dipertahankan, tapi Sejumlah Ruas bakal Dievaluasi

16 hari lalu

Gibran Jenguk Korban Keracunan MBG di Karo: Atas Nama Pemerintah, Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

18 hari lalu

Perpres Baru Tata Kelola Timah Terbit, Biaya Produksi Tambang Kini Diatur Lebih Jelas

1 bulan lalu

Pemerintah Evaluasi Peran DSI 3 Bulan Lagi, bakal Jadi Eksportir Langsung?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal