"Namun hal ini bukan berarti purnama dapat digunakan utk meramalkan kapan dan di mana gempa besar akan terjadi. Karena itu, munculnya Harvest Moon bukan alasan ilmiah utk mengatakan bahwa gempa atau tsunami akan segera terjadi," tuturnya.
Hal yang sama berlaku terhadap aktivitas gunung api. Menurut Daryono, aktivitas vulkanik terutama dipengaruhi dinamika magma, tekanan fluida dan gas, serta kondisi sistem vulkaniknya.
"Tidak ada dasar untuk menyebut Harvest Moon sebagai pemicu umum erupsi gunung api," ujarnya.
Daryono mengimbau masyarakat tidak perlu takut mengamati Harvest Moon. Fenomena tersebut aman diamati dengan mata telanjang tanpa alat pelindung khusus.
Namun, kewaspadaan tetap diperlukan bagi masyarakat yang tinggal di pesisir rendah atau wilayah yang telah mendapat peringatan pasang maksimum maupun rob.