Pakar UI Sebut Tradisi Mudik Jadi Terapi Psikologis: Healing Modern

Puti Aini Yasmin
Ilustrasi Mudik, Pakar UI Sebut Tradisi Mudik sebagai Terapi Psikologis (Freepik)

Mudik sebagai Terapi Psikologis

Tradisi mudik juga dapat bertahan karena memenuhi kebutuhan spiritual dan emosional masyarakat. Kesibukan atas pekerjaan sehari-hari di perkotaan juga menjadikan mudik sebagai terapi psikologis.

Zastrouw menjelaskan dibutuhkan momentum untuk membendung emosi atas kejenuhan yang dirasakan. Oleh karena itu, mudik menjadi salah satu solusi dari masalah tersebut.

Tak cuma itu, mudik juga merupakan aktivitas traveling massal. Sebab, seluruh moda transportasi digunakan, seperti mobil pribadi, pesawat terbang, kapal laut, kereta api, bus, hingga motor.

"Dengan kata lain, tradisi mudik menjadi momentum healing masyarakat modern. Inilah yang membuat tradisi ini tidak luntur digerus arus modernisasi, karena dapat menjadi kanalisasi atas residu budaya modernisasi,” ujar dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026

Seleb
2 hari lalu

Olla Ramlan Tak Mudik Lebaran Tahun Ini: Papa Mama Sudah Tidak Ada, Pilih dengan Pacar

Megapolitan
4 hari lalu

Pramono Minta Warga Jakarta Lapor RT/RW sebelum Mudik Lebaran 2026

Nasional
4 hari lalu

Hati-hati! Jalan Rusak Ditemukan di Tol Trans Sumatera jelang Lebaran, Ini Lokasinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal