Pakar Ungkap Bahaya Abu Vulkanik Anak Krakatau bagi Penerbangan, Bikin Mesin Pesawat Mati

Binti Mufarida
Ilustrasi kokpit pesawat (foto: ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id -Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi keselamatan penerbangan. Kandungan material vulkanik yang berbeda dengan awan yang biasa dapat merusak sejumlah komponen pesawat hingga menyebabkan mesin kehilangan tenaga.

“Abu vulkanik tidak terdiri dari tetesan air atau kristal es, melainkan fragmentasi batuan mikroskopis, silika SiO2, serta kristal mineral berujung tajam yang bersifat sangat abrasif,” ujar anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono dalam keterangan tertulisnya, Minggu (6/9/2026).

Daryono mengatakan, ketika pesawat terbang melintasi awan abu pada kecepatan jelajah tinggi, gesekan partikel-partikel keras ini secara mekanis mengikis permukaan kaca kokpit hingga menjadi buram (pitting/sandblasting), merusak sensor dinamika udara seperti pitot tube yang mengukur kecepatan udara, serta mengikis bilah turbin dan lapisan pelindung mesin jet.

“Bahaya paling krusial terletak pada dinamika termal di dalam mesin turbofan pesawat. Suhu ruang bakar mesin jet saat beroperasi dapat mencapai 1.400 derajat C hingga 2.000 derajat C, jauh melampaui titik leleh senyawa silika dalam abu vulkanik yang meleleh di kisaran 1.100 derajat C,” katanya.

Menurutnya, ketika abu vulkanik terhisap masuk ke dalam mesin, partikel silika tersebut meleleh secara mendadak, mengalir, lalu membeku kembali menjadi kerak kaca (silicate glass coating) saat melewati bagian turbin yang lebih dingin. Penumpukan kerak kaca ini menyumbat nosel aliran udara dan mengganggu aerodinamika bilah turbin, yang berujung pada terhentinya aliran udara (engine stall) hingga hilangnya pembakaran internal secara total (flameout).

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 hari lalu

Heboh Muncul Dataran Baru Disebut Cucu Anak Krakatau, Badan Geologi Buka Suara

3 hari lalu

Pemerintah Pesan Pesawat Beriev hingga 2.000 Truk Pemadam untuk Tangani Karhutla

3 hari lalu

Jasad Kru Kapal Ditemukan, Istri Jurnalis iNews Yudistiro Pranoto Berharap Pencarian Dilanjutkan

4 hari lalu

Polisi: Jasad Kru Kapal Rombongan Jurnalis Hilang Kontak Teridentifikasi lewat Tes DNA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal