Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Antara).
Riezky Maulana, Raka Dwi Novianto

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan doa dan keprihatinan mendalam kepada masyarakat yang menjadi korban virus corona atau Covid-19. Pandemi ini tidak hanya menjadi tantangan Indonesia, namun berbagai negara di dunia.

Airlangga bersyukur, berkat kerja keras semua pihak penanganan wabah ini semakin baik. Angka terakhir per hari ini dinilainya cukup membesarkan hati, yakni kesembuhan (recovery rate) sudah mencapai 79,7 persen, sementara angka kematian telah menurun dibanding minggu lalu, yaitu 3,5 persen.

“Dalam momen keprihatinan seperti ini, ikatan solidaritas kebangsaan Indonesia diuji. Situasi ini harus menjadi pemicu agar semua pihak bekerja lebih keras lagi, baik dalam mengatasi masalah kesehatan maupun dalam menyelesaikan berbagai dampak ekonomi yang diakibatkannya,” kata dia dalam pidato politik perayaan HUT ke-56 Partai Golkar, Sabtu (24/10/2020).

Menteri koordinator bidang perekonomian ini meyakini Indonesia mampu bangkit di tengah Covid-19. Di tengah kesulitan dunia, kepemimpinan Presiden Joko Widodo mampu menemukan jalan optimal sehingga kondisi Indonesia sejauh ini relatif lebih baik dibandingkan dengan banyak negeri lainnya.

“Menurut data Bank Dunia, di negara-negara Asia, pemulihan dan prospek ekonomi Indonesia berada dalam kategori terdepan. Bahkan, dalam dua atau tiga tahun mendatang, kebangkitan kembali ekonomi Indonesia diperkirakan akan menjadi salah satu yang tertinggi di dunia,” kata Airlangga.

Dalam pidato politiknya, Airlangga juga mengajak seluruh kader Partai Golkar untuk mengawal kepemimpinan Presiden Jokowi-Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Hadir dalam acara ini antara lain Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Dewan Kehormatan Akbar Tanjung, Ketua Dewan Pakar Agung Laksono, Ketua Dewan Penasihat Luhut Binsar Panjaitan, Ketua Dewan Etik yang diwakili Andi Mattalatta.

Selain itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dan Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily.


Editor : Zen Teguh