Panglima TNI Sebut Perang Siber Bisa Picu Ketegangan Antarnegara

Jonathan Simanjuntak
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Selasa (20/4/2021) (Foto: TNI)


 
Secara organik maksudnya keamanan dan pertahanan nasional dibangun oleh penyelenggara sistem elektronik secara semesta dan berkesinambungan. Sejalan dengan hal tersebut keamanan siber dapat berupa salah satu bentuk dari pertahanan siber.
 
Di lain pihak, pertahanan siber dapat berupa pertahanan aktif maupun pertahanan pasif. Pertahanan pasif yang dimaksud dapat tercakup dalam ruang lingkup keamanan siber, kata dia.

"Keamanan siber dan pertahanan siber yang diselenggarakan oleh Negara dimaksudkan untuk menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi penting bagi negara, keamanan nasional, maupun menjaga sistem elektronik yang strategis atau kritis bagi kelangsungan pelayanan publik atau kelangsungan negara," kata Hadi.
 
TNI telah memiliki Satuan Siber (Satsiber) TNI yang memiliki tugas pokok melaksanakan langkah-langkah cyber attack baik sebagai bagian dari defense maupun sebagai suatu tindakan respons atas serangan yang terjadi.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

Prabowo Naikkan Tunjangan Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan, Jenderal Bintang 4 Dapat Rp48 Juta per Bulan

3 hari lalu

TNI dan Brimob Masih Siaga Pascabentrokan Maut, Siswa SD di Dekat Lokasi Dipulangkan Lebih Cepat

5 hari lalu

Panas! Rusia dan Ukraina Saling Serang, 15 Orang Tewas dalam Sehari

7 hari lalu

Aksi Heroik Koops TNI Habema Evakuasi 2 Korban OPM di Yahukimo, Sempat Terlibat Kontak Tembak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal