Pantun Sindiran Partai Demokrat untuk Fahri Hamzah dan Yusril

Kiswondari
Babak baru konflik Partai Demokrat berlangsung dengan hadirnya Yusril Ihza Mahendra menggugat AD/ART Partai Demokrat ke MA. (Foto: iNews.id)

Irwan Fecho menegaskan, AD/ART partai itu konsitusi partai, ada proses penyusunannya yang hasilnya merupakan kesepakatan bersama (kalimatun sawa), yang setelah disusun dan disepakati, baru kemudian diterapkan. Jangan setelah diterapkan baru Fahri menyadari dan mengatakan ada cacat.

"Menurut saya dia bukan korban AD/ART, namun karena dia tidak mau menerima hukum sebagai pembatasan yang telah mengatur hak dan kewajiban sebagai anggota partai. Sebelum berpartai harusnya dia sadar itu. Kalau pikirannya saja dia anggap benar, justru itu tidak demokratis," tutur Irwan.

Oleh karena itu, kata Irwan, demokratisasi yang benar itu dari internal, bukan didesakkan dari luar (imposed from without). Kalau mengenai cacat/tidaknya sebuah AD/ART partai, itu tidak bisa dinilai oleh Fahri seorang.

"Karena demokrasi itu pikiran banyak orang, bukan Fahri semata," ucao Ketua Umum Cakra AHY ini.

Menutup tanggapan ini, Irwan juga menuliskan pantun yang khusus dia buat untuk Fahri Hamzah dan Yusril. Berikut bunyinya:

Yusril Menggugat Membuka Kedai
Nampak Berkhutbah dengan Lihai
Fahri Bertepuk Tangan Berlagak Pandai
Bolehlah Diupah dengan Sedikit Berbagi

Kalau ingin selalu dipuji
Pakailah sarung sepanjang kaki
Kalau ingin dihargai
Etika berpartai dijunjung tinggi

Salam takzim,
Irwan Fecho

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
11 jam lalu

Yusril: Komnas HAM Harus Diperkuat, Pengawasan dan Penegakan HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah

Nasional
8 hari lalu

Demokrat Tak Setuju Usulan KPK soal Ketum Parpol Maksimal 2 Periode, Ini Alasannya

Nasional
10 hari lalu

Pemerintah Kebut Bahas RUU Pemilu, Yusril: Target Selesai 2,5 Tahun

Nasional
16 hari lalu

Isu Reshuffle Kabinet Kembali Mencuat, Ini Kata Sekjen Demokrat

Nasional
21 hari lalu

Gibran Usul Libatkan Hakim Ad Hoc di Kasus Air Keras Aktivis KontraS, Yusril Pastikan bakal Dikaji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal