"Kebutuhan politik tanah air atas generasi muda sangat tinggi, kita harapkan banyak hadir politisi muda. Untuk membangunkan pemahaman akan dunia politik dimulai dari pondasinya. Kurikulum politik di dunia pendidikan sejak dini dari SMA membuat generasi muda kita tidak buta politik," tambah Boyke Novrizon.
Komunikasi partai politik juga perlu melakukan pendekatan terhadap untuk mengakomodir generasi milenial dan generasi Z dalam dunia politik.
"Jangan sampai mereka merasa hanya sebagai komoditas, pemilih, mereka harus punya tools untuk bisa memiliki akses menuju parpol yang inklusif. Perindo memiliki hal tersebut," kata Boyke Novrizon.
Perindo kata Boyke hadir memberikan solusi dan jawaban maupun memiliki kepedulian terhadap generasi muda sehingga generasi muda tidak merasa dimanfaatkan partai politik.
"Dengan kita memahami berorganisasi dan berpolitik maka membuat mental kuat, tidak demam panggung dan akan mendapatkan pengalaman yang bisa menjadi guru paling berharga," pungkas dia.