Partai Perindo : Kenaikan Biaya Haji Harus Ditolak jika Abaikan Aspek Rasionalitas dan Ekonomi

muhammad farhan
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Keagamaan, Abdul Khaliq Ahmad. (Foto MNC Portal).

JAKARTA, iNews.id - Partai Perindo meminta usulan kenaikan biaya haji jadi Rp45 juta harus ditolak. Sebab kebijakan tersebut belum mempertimbangkan aspek rasionalitas dan ekonomi saat ini.

"Aspek rasionalitas dan empati terhadap kondisi ekonomi saat ini harus menjadi dasar kebijakan dalam kenaikan biaya tersebut. Jika mengabaikan aspek-aspek tersebut, maka kebijakan kenaikan biaya ibadah haji harus ditolak," kata Ketua DPP Partai Perindo Bidang Keagamaan, Abdul Khaliq Ahmad, Jumat (18/2/2022). 

Khaliq menambahkan apabila kebijakan kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tetap dilakukan, kualitas pelayanan terhadap calon jamaah haji juga perlu ditingkatkan. 

"Sekiranya ada kenaikan setelah mempertimbangkan aspek-aspek tersebut, maka kualitas pelayanan terhadap calon jemaah haji harus meningkat dan lebih baik dari pelaksanaan sebelumnya, terutama dalam hal keselamatan dan kenyamanan jemaah dalam beribadah," ujar Khaliq. 

Diketahui, Kementerian Agama (Kemenag) menyebut usulan biaya penyelenggaraan ibadah haji naik jadi Rp45 Juta karena perubahan beberapa komponen. Salah satunya biaya visa. 

Komponen lain, biaya karantina usai tiba di Arab Saudi selama 5 hari dan PCR sebanyak dua kali. Lalu biaya penerbangan, biaya hidup di Mekkah dan Madinah serta biaya hidup.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Kemenag Dorong Madrasah Jadi Pusat Pembibitan Talenta Berdaya Saing Global

Nasional
3 hari lalu

Survei Kemenag: Gen Z Lebih Toleran dan Melek Alquran Dibanding Milenial

Nasional
3 hari lalu

Angka Pernikahan 2025 Naik, Akhiri Tren Penurunan selama 3 Tahun

Megapolitan
3 hari lalu

Festival Kasih Nusantara 2025 Digelar Kemenag, Natal Bersama Jadi Simbol Harmoni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal