PBB: Empat Tokoh Nasional Layak Pimpin Indonesia

Antara
Ketua Umum DPP PBB Yusril Ihza Mahendra. (Foto: SINDOnews)

JAKARTTA, iNews.id - Ketua Majelis Syura Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban menyebutkan ada empat tokoh nasional yang layak untuk memimpin bangsa Indonesia saat ini. Empat tokoh tersebut adalah Ketua Umum DPP PBB Yusril Ihza Mahendra, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, dan Gebernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

"Ya kalau ditanya siapa calon tentu saya bilang kapasitas itu ada pada Pak Yusril, Prabowo, Gatot dan Sri Sultan. Menurut saya orang-orang ini sangat paham dengan negara Indonesia," kata Kaban usai buka puasa bersama dengan Pengurus DPP PBB dan para calon anggota legislatif, di Aula Markas PBB, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (4/6/2018).

Menurut dia, pada Pilpres 2019 nanti partainya tidak mendukung Joko Widodo (Jokowi) untuk kembali mencalonkan diri sebagai capres. "Prinispnya PBB akan berkoalisi, tetapi berkoalisi pada kekuatan rakyat. Jadi koalisi ini koalisi rakyat, koalisi yang bisa memajukan rakyat Indonesia. Yang jelas tidak berkoalisi dengan Jokowi," kata mantan Menteri Kehutanan era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.

Menurut dia, partainya sudah meninjau beberapa macam aspek sehingga sulit bergandengan dengan Jokowi. "Karena Indonesia ini harus dipimpin oleh seorang kepala negara, presiden yang sangat paham terhadap konstitusi, amanat muqadimah, amanat pembukaan UUD 1945 dan kita bernegara memecahkan masalah-masalah yang begitu complicated," kata Kaban.

Jadi, kata dia, memerlukan orang yang betul-betul dari segi kepemimpinan sangat kuat, dalam segi keterampilan dan keahlian mampu memecahkan masalah, dan mampu memangku seluruh potensi nasional.

"Sehingga keharmonisan kita berbangsa dan bernegara bisa terjaga," tuturnya.

Menurut Kaban, koalisi yang nantinya dibangun pada saat pemilihan presiden nanti harus kompak. Koalisi rakyat Indonesia atau apa pun namanya memiliki komitmen untuk membangun negara secara bersama-sama. "Kita ingin membangun negara ini secara bersama-sama, mempertahankannya bersama-sama, membangunnya bersama-sama. Jadi koalisi ini mau namanya koalisi rakyat Indonesia, koalisi merah putih, kita harus membangun bersama-sama," ucapnya.

Editor : Azhar Azis
Artikel Terkait
3 jam lalu

Prabowo Belajar dari India yang Bangun 40 Juta Rumah dalam 12 Tahun, Begini Caranya

5 jam lalu

Bakom Respons Isu Kasus Febrie Adriansyah: Presiden Pilih Tak Ikut Campur Tangan

17 jam lalu

Isu Prabowo Reshuffle Kabinet Awal Agustus, Mensesneg Buka Suara

19 jam lalu

Prabowo: Jangan Jadi Jenderal Salon, Sekali-Sekali Sepatu Harus Kotor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal