PBNU: Revolusi Mental Kini Sasar Pelajar NU 

muhammad farhan
Ketua PBNU H Choirul Sholeh Rasyid menggelar Workshop Revolusi Mental di Hotel Ibis Gading Serpong. (Foto dok PBNU).

TANGERANG, iNews.id - Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf serius mengadopsi program pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait revolusi mental. Tagline besar pembangunan nasional itu sudah menyasar lapisan kelas pelajar di lingkungan Nahdlatul Ulama. 

Pimpinan Pusat (PP) IPPNU tengah menggelar Workshop Revolusi Mental di Hotel Ibis Gading Serpong, Tangerang Selatan, Banten, pada Jumat-Minggu (11-13/8/2023). Agenda ini dibuka langsung oleh Ketua PBNU H Choirul Sholeh Rasyid. 

Di dalam sambutannya, dia menyampaikan sejumlah arahan dari KH Yahya Cholil Staquf.  Workshop ini merupakan hasil kerja sama PBNU dengan Kemenko PMK. 

Sementara pelaksanaannya diserahkan ke badan otonom, termasuk IPPNU. Choirul mengatakan, revolusi mental yang digagas Presiden Joko Widodo ini merupakan era untuk membangun mental dan karakter bangsa ke arah perubahan yang lebih baik, bermartabat, dan berkeadilan. 

"Jadi tujuannya membangun mental dan karakter bangsa, termasuk kita. Mental dan karakter memang harus dibangun sejak awal, khususnya di banom kita di IPPNU, berumur 12-24 tahun," ucap Choirul Sholeh Rasyid, Minggu (13/8/2023).

Ia mengatakan, PBNU di bawah kepemimpinan Gus Yahya saat ini memiliki visi 'merawat jagat membangun peradaban'. Dari visi tersebut, harapannya dapat diejawantahkan ke dalam kerja nyata badan otonom. 

"PBNU itu lebih kepada policy, pengambil kebijakan, menyusun rencana dan program besar selama lima tahun, lalu pelaksanaannya diserahkan kepada banom," kata Choirul. 

Menurut Choirul, selama tiga tahun kepengurusan IPPNU hingga 2025 mendatang, kiranya akan cukup untuk secara maksimal hadir di basis-basis pelajar, baik di SMA, aliyah maupun di perguruan tinggi.  

Mantan Sekjen PP GP Ansor ini meminta agar IPPNU mampu merumuskan strategi untuk meningkatkan kapasitas organisasi agar dapat memperkuat dan membangun mental, serta karakter para kader. 

"Kami harap agar ada aksi nyata. Hingga terwujud gerakan Indonesia melayani, bersih, mandiri, tertib. Bisa diwujudkan oleh IPPNU, baik di kepengurusan maupun di perilaku sehari-hari," katanya. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Gus Yahya: RI Bisa Manfaatkan Board of Peace untuk Dorong Perdamaian AS-Israel dan Iran

Nasional
5 hari lalu

Momen Prabowo Buka Puasa Bersama Ulama, Duduk Semeja dengan Rais Aam PBNU-Ketum MUI

Nasional
5 hari lalu

Pimpinan MUI, PBNU hingga Muhammadiyah Hadiri Bukber bareng Prabowo di Istana

Nasional
21 hari lalu

PBNU Tetapkan Awal Ramadan 1447 H Jatuh Kamis 19 Februari 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal