PBNU Rilis Data Awal Zulhijah 1447 H, Iduladha Diprediksi Serentak pada 27 Mei 2026

Binti Mufarida
Ilustrasi Iduladha 1447 H berpotensi jatuh serentak pada 27 Mei 2026. (Foto: iNews.id)

“Adapun parameter hilal terkecil itu terdapat di Kota Merauke, Provinsi Papua Selatan. Ketinggian hilal di sana mencapai 3 derajat 15 menit dan elongasi hilal hakiki 8 derajat 57 menit, serta lama hilal di atas ufuk 16 menit 10 detik,” tulisnya.

Sementara tinggi hilal terbesar terjadi di Kota Sabang, Provinsi Aceh. Ketinggian hilal di sana mencapai 6 derajat 47 menit, elongasi hilal hakiki 10 derajat 40 menit, dan lama hilal di atas ufuk 30 menit 56 detik. 

Data di atas menunjukkan bahwa hilal sudah berada di atas ufuk dan memenuhi kriteria imkanurrukyah. Pasalnya, tinggi hilal sudah di atas 3 derajat dan elongasi lebih dari 6,4 derajat. 

Bahkan di Aceh, elongasinya sudah memenuhi kriteria qath'iyu rukyah Nahdlatul Ulama (QRNU), di atas 9,9 derajat. Artinya, hampir dipastikan masuk bulan baru di hari berikutnya. 

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga merilis data perhitungan hilal 1 Zulhijah 1447 H. Dalam informasi itu, dijelaskan konjungsi akan terjadi pada hari Sabtu (16/5/2026) pukul 20.00.55 UT atau Minggu (17/5/2026) pukul 03.00.55 WIB atau Minggu (17/5/2026) pukul 04.00.55 WITA atau Minggu(17/5/2026) pukul 05.00.55 WIT. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
55 menit lalu

Gempa M6,8 Guncang Jepang, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

10 jam lalu

72,8% Wilayah RI Masuk Musim Kemarau, BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla dan Angin Kencang

2 hari lalu

Gempa M5,5 Guncang Kupang NTT, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

2 hari lalu

Gempa Hari Ini M 5,5 Guncang Kupang, Berpusat di Laut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal