PDIP Sebut Revitalisasi Monas Kejahatan Lingkungan

Felldy Aslya Utama
Rapat Kerja (Raker) Komisi II DPR bersama Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/1/2020). (Foto: iNews.id/Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi II DPR Fraksi PDI-Perjuangan, Junimart Girsang menyebut revitalisasi Monumen Nasional (Monas) yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merupakan kejahatan lingkungan. Junimart menyampaikan itu saat Komisi II menggelar Rapat Kerja bersama Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

"Revitalisasi monas ini kejahatan lingkungan," katanya, di dalam ruang Komisi II DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

BACA JUGA:

Sekda Jakarta Janji Revitalisasi Monas Tak Membuat Gersang

Pemprov DKI: Revitalisasi Monas Mengacu Keppres 25 Tahun 1995

Revitalisasi Monas Akan Dibangun Plaza Upacara dan Kolam Seluas Lapangan Bola

Menurut Junimart, revitalisasi dilakukan dengan sangat liar. Pemprov DKI Jakarta, menurut dia, sudah tidak patuh terhadap Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 25 tahun 1995.

Dia pun mempertanyakan sikap Mensesneg yang mewakili pemerintah pusat. "Bagaimana sikap Setneg? Bagaimana hidupnya pohon 190 itu? Itu kan mestinya kita pelihara tapi ditebang oleh Gubernur. Ini bagaimana?," ujarnya.

Junimart lantas mempertanyakan masalah perizinan terkait Revitalisasi Monas. Dia mengatakan, revitalisasi tidak sejalan dengan konsep negara yang telah mencanangkan penghijauan.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri LH Ajak Pramono Garap Perdagangan Karbon Bantargebang: Potensinya Ratusan Miliar Rupiah!

57 tahun lalu

Kontribusi Ekonomi Jakarta ke PDB Nasional Naik Jadi 16,67 Persen, Pramono: Fondasi Semakin Kuat

57 tahun lalu

Jakarta Naik ke Peringkat 53 Kota Global, Pramono: Ungguli Washington DC dan Abu Dhabi

57 tahun lalu

Pramono Siapkan Lokasi Sekolah Rakyat di Jakarta yang Bisa Tampung 1.000 Siswa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal