"OnTimeX kami kembangkan dari kebutuhan untuk menghadirkan proses operasional penerbangan yang lebih terintegrasi, efisien, dan presisi. Teknologi ini membantu tim operasional dalam mengelola berbagai data dan informasi penerbangan secara digital, sehingga proses pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat," kata Faik.
OnTimeX merupakan pengembangan dari inisiatif paperless cockpit dan digitalisasi operasional yang telah dijalankan Pelita Air sejak 2023. Inovasi tersebut mendapat pengakuan dari Airbus melalui anak usahanya, NavBlue, serta Pertamina dalam ajang Annual Pertamina Quality Award 2026.
Digitalisasi yang diterapkan pada 16 pesawat Airbus A320 Pelita Air juga mengurangi penggunaan kertas hingga lebih dari 1,2 ton setiap tahun. Data operasional dan teknis penerbangan yang sebelumnya diproses secara manual kini dapat dikelola secara digital dan otomatis.
Penerapan sistem tersebut membantu meningkatkan efisiensi proses kerja, sekaligus meminimalkan potensi kesalahan pada tahap pre-flight dan mendukung ketepatan waktu penerbangan.
Faik mengatakan penghargaan tersebut bukan menjadi tujuan akhir bagi Pelita Air. Yang paling penting adalah kepercayaan pelanggan. Menurut dia, perusahaan juga akan terus memperkuat kualitas operasional dan memanfaatkan teknologi dalam menjalankan layanan penerbangan.
"Kami ingin setiap pelanggan merasa yakin bahwa waktu mereka kami hargai dan perjalanan mereka kami jaga dengan sebaik-baiknya. Ke depan, kami akan terus memperkuat kualitas operasional, meningkatkan kapabilitas Perwira Pelita Air, dan memanfaatkan teknologi untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin aman, nyaman, andal, dan tepat waktu," kata Faik.