Pemegang Saham BEI Setujui Perubahan AD/ART untuk Demutualisasi Bursa

Iqbal Dwi Purnama
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik. (Foto: tangkapan layar)

Jeffrey menambahkan, demutualisasi merupakan bagian dari agenda pengembangan pasar modal Indonesia. BEI juga melanjutkan berbagai inisiatif untuk meningkatkan transparansi, memperkuat likuiditas, dan meningkatkan efektivitas pengawasan perdagangan.

Langkah tersebut diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan kredibilitas pasar modal sehingga kepercayaan investor domestik maupun asing dapat terus diperkuat.

Di tengah dinamika pasar modal sepanjang 2026, BEI bersama organisasi Self-Regulatory Organizations (SRO), dengan dukungan OJK dan pemangku kepentingan lainnya, telah menjalankan sejumlah inisiatif untuk meningkatkan kualitas pasar.

Inisiatif tersebut meliputi penyempurnaan metodologi High Shareholding Concentration (HSC), pengembangan papan pemantauan khusus, pengetatan ketentuan pencatatan saham, serta penguatan mekanisme perdagangan.

Ke depan, BEI akan melanjutkan agenda transformasi melalui Master Plan Bursa Efek Indonesia 2026–2030 yang memasuki fase Fundamental Reinvention.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
22 jam lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 106 Poin ke Level 5.266, Mayoritas Saham Berguguran

1 hari lalu

OJK Blokir 702.833 Rekening terkait Scam, Amankan Dana Korban Rp825 Miliar

1 hari lalu

Warga Papua, Ayo Merapat! Ikuti Sekolah Pasar Modal bersama BEI dan MNC Sekuritas di Timika!

24 jam lalu

Kuasa Hukum Siap Tempuh Jalur Hukum atas Hoaks Pencekalan Pengurus dan Pemilik MNC Bank

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal