Pemerintah dan DPR Diminta Berdiskusi dengan Penolak RUU Cipta Kerja

Riezky Maulana
Massa pendemo RUU Cipta Kerja. (Foto: SINDOnews/Rico Afrido)

JAKARTA, iNews.id - Munculnya Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja tetap memunculkan penolakan meski dinilai akan memudahkan investasi dan pembukaan lapangan kerja. Pemerintah dan DPR diminta menyosialisasikan secara baik manfaat RUU Cipta Kerja.

Seperti diketahui kemunculan RUU Cipta Kerja sempat memunculkan aksi protes terutama dari buruh. Pengamat Ekonomi dari Universitas Sumatera Utara, Wahyu Ario Pratomo mengatakan semua elemen bangsa perlu melihat secara jernih RUU ini.

"“Dalam rancangan itu prinsipnya untuk mendorong investasi. Pemerintah berkeinginan meningkatkan investasi, makanya kemudian tujuannya adalah menciptakan lapangan kerja,” katanya di Jakarta, Senin (20/7/2020).

Agar bisa mengakomodasi semua kepentingan. Dia menyarankan pemerintah dan DPR membuka ruang diskusi dengan pihak yang menentang RUU Cipta Kerja.

Wahyu juga mengimbau penentang RUU Cipta Kerja berinisiatif memulai dialog dengan pemangku kepentingan. Melalui diskusi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan ada jalan tengah untuk kepentingan bangsa dan negara melalui RUU ini.

“Ruang diskusi dengan pemerintah masih terbuka. Segala aspirasi saya kira bisa diakomodasi," ucap Wahyu.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

DPR Soroti Penggunaan Whip Pink dengan BNN, Minta Dikaji Masuk Kategori Narkoba

Nasional
2 hari lalu

DPR Buka Suara usai RI Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Nasional
7 hari lalu

Adies Kadir Jadi Hakim MK, Posisi di DPR Diganti Anaknya?

Internasional
8 hari lalu

Pesawat Maskapai Kolombia Jatuh Dekat Perbatasan Venezuela, Tewaskan Anggota DPR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal