Pemerintah Diminta Cari Solusi Warga yang Terkena PHK akibat Corona

Antara
Ilustrasi virus Corona. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mengakibatkan sebagian perusahaan tidak bisa beroperasi seperti biasa. Akibat kebijakan tersebut, banyak perusahaan yang terpaksa merumahkan karyawannya.

Anggota Komisi VI DPR RI Marwan Djafar menginginkan data mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi dampak dari virus Corona atau Covid-19 betul-betul akurat, serta warga yang terkena PHK tidak terlepas dari tanggung jawab pemerintah.

"Saya yakin data pasti berbeda dan tidak ada yang sama, menteri satu dengan menteri lain beda, lembaga dengan lembaga juga beda, bahkan menteri dengan menkonya juga beda," kata Marwan Djafar dalam rilis di Jakarta, Jumat (24/4/2020).

Menurut politikus Fraksi PKB itu, bila datanya berbeda-beda, maka ke depannya dapat menjadi pertanyaan mengenai data mana yang akan digunakan pascapandemi ini.

Marwan juga menyampaikan selain usaha, sudah sangat banyak warga juga terdampak akibat tidak berjalannya industri saat ini sehingga banyak PHK sepihak yang dilakukan perusahaan.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Bisnis
30 hari lalu

Bangkit dari PHK, UMKM Roti Rumahan Berhasil Tembus Pasar Ekspor berkat BRI

Nasional
2 bulan lalu

88.519 Pekerja Kena PHK Sepanjang 2025, Kemnaker Ungkap Biang Keroknya!

Nasional
3 bulan lalu

Angka PHK Tembus 79.302 Orang, Purbaya Akui Ekonomi RI Melambat

Nasional
3 bulan lalu

Purbaya Sebut Akses Modal Kerja Lebih Dibutuhkan untuk Atasi Badai PHK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal