Pemerintah Modifikasi Cuaca di Riau hingga Kalimantan, Optimalkan Penanganan Karhutla

Jonathan Simanjuntak
Kemenhut dan BMKG menggelar OMC untuk menangani karhutla di Riau, Kalbar, dan Kalteng. (Foto: Kemenhut)

"Potensi awan yang teridentifikasi akan kami optimalkan untuk mendukung OMC. Ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menekan risiko karhutla, terutama di wilayah yang saat ini menunjukkan peningkatan titik panas dan asap," ujarnya.

Selain itu, BMKG mencatat indikasi asap lintas batas atau transboundary haze dari Kalimantan Barat menuju Sarawak.

Pelaksanaan OMC di Kalteng berlangsung pada 11-15 Agustus 2026. Sementara OMC di Kalimantan Barat (Kalbar) dijadwalkan pada 13-17 Agustus dengan mengoptimalkan potensi pertumbuhan awan. 

Adapun OMC di Riau telah berlangsung sejak 30 Juli dan dijadwalkan hingga 22 Agustus.

"Kami akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi agar setiap peluang cuaca yang mendukung dapat dimanfaatkan secara optimal untuk penanganan karhutla," ucap Ristianto.

Kemenhut juga mengingatkan masyarakat maupun korporasi agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ristianto mengatakan setiap pelanggaran akan ditindak melalui proses hukum.

Menurutnya, penegakan hukum yang tegas diperlukan untuk memberikan efek jera kepada pelaku pembakaran lahan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
5 jam lalu

Penindakan Karhutla di Tanjung Jabung Barat Jambi, 4 Orang Ditetapkan Tersangka

1 hari lalu

Pratikno Ungkap Kondisi Terkini Karhutla Bromo: Tersisa 2 Titik Api dari 34

2 hari lalu

Kabut Asap Karhutla Selimuti Kotim, Penderita ISPA Melonjak 704 Kasus

2 hari lalu

Fenomena Godzilla El Nino Perparah Karhutla di Bromo hingga Palangka Raya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal