Pemerintah Monitor Perkembangan Virus Korona di 4 Negara

Wildan Catra Mulia
Menlu Retno Marsudi, Menkominfo Johny G Plate, dan Menkes Terawan Agus Putranto dalam sebuah acara di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (3/3/2020). (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Indonesia mengatakan angka penyebaran virus korona di China saat ini cenderung menurun berdasarkan laporan dari lembaga kesehatan dunia (WHO). Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menjelaskan wabah virus itu justru menyebar secara signifikan di luar negeri tirai bambu itu.

Retno menyebut ada empat negara yang penyebaran kasus koronanya meningkat drastis yaitu Iran, Jepang, Korea Selatan, dan Italia. Dia menyebut pemerintah Indonesia memonitor dan memberi perhatian khusus terhadap kondisi di empat negara itu. Termasuk memonitor pergerakan warga negara empat negara itu agar bisa diantisipasi Indonesia.

"Angkanya menunjukkan bahwa perkembangan yang ada di China menurun, sementara terjadi perubahan atau peningkatan di negara-negara di luar China. Termasuk di antaranya empat negara yaitu Iran, Jepang, Korea Selatan, dan Italia," kata Menlu Retno usai menghadiri agenda pertemuan dengan pimpinan redaksi di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (3/3/2020) malam.

Retno mengatakan pemerintah Indonesia terus berupaya agar virus tersebut tak mewabah lebih luas lagi di Indonesia. Perhatian ini, kata dia, berlaku bagi seluruh masyarakat Indonesia.

"Semuanya kita monitor. Tetapi perhatian kita berikan kepada negara-negara yang saat ini sedang mengalami perkembangan kasus yang signifikan," katanya.

Retno mengimbau masyarakat agar mencari data soal korona hanya pada pada website lembaga kesehatan dunia (WHO). Hal ini agar tak terjadi kesimpangsiuran informasi yang bisa menimbulkan kepanikan di masyarakat.

"Sekali lagi, basis informasi kita adalah informasi dari WHO. sehingga kita tidak perlu mencari data-data lain karena WHO memang institusi atau lembaga yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan dunia," ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Iuran Dewan Perdamaian Bentukan Trump Rp16,9 Triliun, Menlu: Bisa Diangsur

Nasional
10 hari lalu

Eks Menlu Alwi Shihab Tegaskan Two State Solution Harga Mati bagi Palestina

Nasional
10 hari lalu

Prabowo Kumpulkan Eks Menlu hingga Akademisi, Sugiono: Tak Ada Pro dan Kontra

Buletin
11 hari lalu

Presiden Prabowo Kumpulkan Mantan Menlu di Istana, Bahas Geopolitik Strategis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal